Saturday, September 20, 2025

Kebutuhan decommissioning anjungan lepas pantai pasca operasi

Kebutuhan decommissioning anjungan lepas pantai pasca operasi (ALPO) yang berada di perairan Indonesia sangat banyak, dan hal ini mestinya dilakukan dengan memanfaatkan sumberdaya nasional yang cukup tersedia, sehingga akan mengurangi ketergantungan asing dan dapat menghemat devisa negara, apalagi penyewaan fasilitas dari luar negeri tentunya sangat mahal. 

Sebagian besar dimensi substructure anjungan lepas pantai terpancang yang ada di Indonesia pada umumnya memiliki panjang lebih dari 50 meter bahkan sampai dengan 100 meter dengan berat sekitar 3000 ton. Untuk keperluan aktivitas decommissioning, salah satu wahana angkut ALPO tipe catamaran memiliki stabilitas yang baik. 



Memperhatikan kondisi di atas, maka sasaran dari analisis misi disain Wahana ALPO adalah menyediakan informasi yang diperlukan bagi kegiatan disain perancangan Wahana ALPO agar tepat sasaran sesuai dengan yang dibutuhkan, khususnya tepat bagi operasional misi wahana angkut ALPO di dalam menjalankan decommisissioning anjungan lepas pantai pasca operasi, sehingga diharapkan hasil desain dapat digunakan oleh pembangun kapal wahana ini sebagaimana diinginkan. 

Dengan demikian tujuan dari analisis misi disain Wahana ALPO adalah untuk merinci misi operasional wahana angkut ALPO sebagaimana diperlukan ke dalam bentuk format design requirements yang sangat diperlukan bagi langkah kegiatan perancangan kapal, sehingga diperoleh hasil desain kapal yang optimal.

Pemanfaatan disain kapal dan pembangunannya diharapkan dapat memberikan impact bagi pengguna atau operator ataupun pemilik kapal di dalam negeri di dalam penyediaan sarana kapal yang diperlukan untuk membongkar ALPO, dimana ALPO di perairan Indonesia sangat banyak dan perlu dibongkar untuk peningkatan keselamatan alur pelayaran nasional. 

Untuk melakukan pembangunan wahana angkut ALPO memerlukan biaya yang cukup tinggi. Sehingga perlu dilakukan Mission Analysis agar dapat digunakan sebagai bahan acuan dalam menghasilkan disain yang sesuai dengan kebutuhan serta tepat sasaran. Untuk itu “design requirements” adalah data informasi kebutuhan awal bagi keperluan pelaksanaan disain.

Dengan tersedianya informasi misi pelaksanaan disain Wahana ALPO ini, maka dapat bermanfaat bagi perancang bangun kapal untuk melakukan disain dengan tepat yang juga terdukung oleh proses uji Laboratorium Hidrodinamika. 

Sebagai bahan informasi tambahan dapat diutarakan bahwa dari sisi pembiayaan, sewa tug boat berada pada kisaran rata-rata 6.000 USD/day, sewa Crane barge 35.000 USD/day, sehingga total cost untuk pembongkaran (decommisioning) sebuah anjungan Jacket platform menjadi sangat mahal jika dibandingkan dengan nilai berat total steel structure sebuah anjungan, hal ini adalah bila bisa dijual kembali. 

No comments:

Post a Comment