Saturday, September 6, 2025

Perhitungan Waktu Bongkar Muat Kapal

 

Perhitungan Waktu Bongkar Muat Kapal

Proses bongkar muat merupakan proses pemindahan muatan kapal ke dermaga. Proses bongkar muat pada kasus kapal LCT  yang mengangkut LNG antara lain pemindahan 32 ISO tank dengan menggunakan crane yang berada di pelabuhan, kemudian ISO tank diletakkan di dermaga dan dibawa oleh stacker menuju stockpile untuk disusun di area penumpukan ISO tank. Proses yang sama berlaku untuk ISO tank kosong yang akan dibawa kapal menuju pelabuhan muat (Benoa). 

Berikut perhitungan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses bongkar muat:

Lift velocity CraneI                  = 25 m/menit               Jarak ship-crane    = 75 m

 

Lift velocity Stacker

= 24 m/menit

Jarak crane-stacker    = 100 m

Velocity Stockpile

= 350 m/menit

Jarak stacker-stockpile = 500 m

Lashing on ship

= 5 menit/ISO tank

 

Lashing on stockpile

= 5 menit/ISO tank

 

 

Matriks Waktu Proses Bongkar Muat

 

 

Ship

 

Crane (menit)

Stacker (menit)

 

Stockpile (menit)

Ship

 

3

 

 

Crane

 

 

4

 

Stacker

 

 

 

1


Alur siklus pembongkaran untuk bongkar muat 1 ISO Tank di pelabuhan.




Total waktu yang dibutuhkan untuk proses bongkar muat kapal LCT dalam 1 siklus adalah sebagai berikut:

 

Total Waktu 1

siklus

=

(Waktu Ship-Crane + Waktu Stacker 1 & 2 bekerja secara pararel +

Waktu kerja Stockpile + Waktu Crane-Ship) + Waktu lashing

 

=

16 menit

Sedangkan total waktu untuk loading dan unloading adalah sebagai berikut:

 

Total Waktu

=

waktu loading + waktu unloading

 

=

(Waktu 1 siklus x 32 ISO Tank) x 2

 

=

16,6 jam 20 jam

No comments:

Post a Comment