KONSEP AWAL KLASTER GALANGAN KAPAL LAMONGAN
Dasar Teknis Dalam Pemodelan Layout Kawasan Industri
Dasar dalam Pemodelan Kawasan Industri
dilakukan dengan pertimbangan beberapa faktor seperti keberadaan industri yang
telah exsist di sekitar kawasan, infrastruktur pembangunan derah, serta kondisi
sosial dan ekonomi. Sub bab ini akan menguraikan penentuan layout kawasan
industri perkapalan berdasarkan keberadaan industri exsisting di sekitar atau
di dalam kawasan peruntukan.
Keberadaan Galangan Kapal Existing
Wilayah Pantura Lamongan merupakan salah satu Kawasan Strategis Nasional (KSN) yang memberikan daya tarik yang besar bagi para pelaku industri maritim untuk mengembangkan bisnisnya di wilayah kecamatan Paciran, kabupaten Lamongan. Tercatat beberapa galangan yang ada di wilayah pantura, kecamatan Paciran, kabupaten Lamongan sebagai berikut: PT. Lamongan Marine Industry (LMI); PT Dock Pantai Lamongan (DPL); PT. Tri Ratna Diesel; PT. Lintech Seaside Facility. Disamping itu juga memperhatikan keberadaan PT. Lamongan Integrated Shorebase dan PT. Jakamitra.
Peta Kawasan Klaster dengan wilayah exsisting
Rencana Pemanfaatan Ruang
Kawasan Industri Perkapalan
Perencanaan kawasan industri perkapalan dimaksudkan agar seluruh fasilitas yang dibutuhkan bisa terwujud dan operasional dari masing-masing fasilitas tersebut menjadi mudah dan optimal. Penyusunan alternatif lay-out didasarkan pertimbangan atas kondisi geografis lokasi, kondisi fisik lingkungan operasi (oseanografi dan bathimetri), kebutuhan lahan, pertimbangan operasional, pengembangan ke depan dan biaya.
Dalam kawasan industri perkapalan di Jawa Timur khususnya di daerah lamongan dibutuhkan luas lahan ± 400 Ha, lahan tersebut diperuntukkan sebagai fasilitas darat dan panjang waterfront minimum sepanjang ± 2000 m yang nantinya berfungsi sebagai dermaga (bongkar muat material dan komponen penunjang yang datang dari arah laut), floating repair, naik turun dok untuk bangunan baru maupun reparasi. Kedalaman air laut yang optimal agar kapal dengan kapasitas 200.000 DWT dapat dibangun maupun reparasi, yaitu pada kedalaman ± 12 m.
No comments:
Post a Comment