Saturday, September 6, 2025

Kebutuhan Kapal untuk distribusi LNG wilayah Bali – Nusa Tenggara

Jumlah Kebutuhan Kapal 

Untuk mengetahui jumlah kapal LCT 32 TEUs yang diperlukan untuk melayani setiap rute pada distribusi LNG wilayah Bali - Nusa Tenggara, diperlukan perhitungan round trip time kapal LCT pada setiap rute dan menentukan estimasi penjadwalan kapal untuk mensuplai kebutuhan LNG di setiap pembangkit. Dalam satu kali round trip, kapal melalui beberapa proses yang membutuhkan waktu. Berikut proses yang dilalui oleh kapal untuk satu kali round trip:

a.     Waktu loading muatan di terminal asal dan unloading di terminal penerima. Estimasi waktu yang diperlukan untuk loading dan unloading di terminal adalah masing-masing 10 jam

b.     Waktu yang dibutuhkan kapal untuk berlayar (time at sea).

Untuk menghitung estimasi lama berlayar digunakan rumus empiris berikut:

 

𝑇𝑖𝑚𝑒 𝑎𝑡 𝑠𝑒𝑎 𝐽𝑎𝑟𝑎𝑘 𝑡𝑒𝑚𝑝𝑢ℎ (𝑛𝑚)/𝑉𝑠

          c.     Slack time

Estimasi slack time yaitu 10% dari total round trip kapal

 

Skenario distribusi LNG meliputi wilayah Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur. Berikut rute kapal LCT :


Sistem Pembangkit

Rute

Bali

Benoa-Gilimanuk-Benoa

Benoa-Pemaron-Benoa

 

 

 

Nusa Tenggara

Benoa-Lombok Peaker-Benoa

Benoa-MPP Lombok -Benoa

Benoa-Sumbawa-Benoa

Benoa-Bima-Benoa

Benoa-Flores-Waingapu-Benoa

Benoa-Maumere-Benoa

Benoa-Kupang-Benoa



Berikut hasil perhitungan total round-trip time, penjadwalan kapal untuk suplai LNG untuk masing – masing pembangkit pada wilayah Bali - Nusa Tenggara.

 

 

Rute

Jarak

Tempuh (nm)

Total

Loading + Unloading

Time at Sea

Round Trip (h)

Slack Time

Benoa-Lombok Peaker- Benoa

130

20

26

46

4,6

Benoa -MPP Lombok -

Benoa

124

20

24,8

44,8

4,48

Benoa-Sumbawa- Benoa

382

20

76,4

 96,4

9,64

Benoa-Bima-Benoa

582

20

116,4

136,4

13,64

Benoa-Flores- Waingapu-Benoa

873

20

174,6

 194,6

19,46

Benoa-Maumere- Benoa

1104

20

220,8

 240,8

24,08

Benoa-Kupang-Benoa

1228

20

245,6

265,6

26,56

Benoa-Gilimanuk- Benoa

274

20

 39,1

 59,1

 5,9

Benoa-Pemaron-Benoa

184,0

20

26,3

46,3

4,6


Lanjutan Tabel 

 

 

Rute

 

Total (h)

Kebutuhan Pembangkit Setelah Round trip

(ISO Tank)

 

Jumlah Kapal

Benoa-Lombok Peaker-Benoa

50,6

44

2

Benoa -MPP Lombok -Benoa

49,28

47

2

Benoa-Sumbawa-Benoa

106,04

102

4

Benoa-Bima-Benoa

150,04

144

5

Benoa-Flores-Waingapu-Benoa

214,06

123

4

Benoa-Maumere-Benoa

264,88

204

7

Benoa-Kupang-Benoa

292,16

75

3

Benoa-Gilimanuk-Benoa

65,1

54

2

Benoa-Pemaron-Benoa

50,9

28

1


Keterlambatan kapal dalam mensuplai LNG ke masing-masing pembangkit serta kurangnya pasokan gas dapat diatasi dengan menggunakan safety stock yang ada pada setiap pembangkit, sehingga pembangkit dapat selalu beroperasi. Berikut jumlah kapal sebagai berikut:

Total kapal           = Jumlah kapal yang beroperasi + Kapal standby = 30 + 2= 32 kapal

Perhitungan Waktu Bongkar Muat Kapal

 

Perhitungan Waktu Bongkar Muat Kapal

Proses bongkar muat merupakan proses pemindahan muatan kapal ke dermaga. Proses bongkar muat pada kasus kapal LCT  yang mengangkut LNG antara lain pemindahan 32 ISO tank dengan menggunakan crane yang berada di pelabuhan, kemudian ISO tank diletakkan di dermaga dan dibawa oleh stacker menuju stockpile untuk disusun di area penumpukan ISO tank. Proses yang sama berlaku untuk ISO tank kosong yang akan dibawa kapal menuju pelabuhan muat (Benoa). 

Berikut perhitungan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses bongkar muat:

Lift velocity CraneI                  = 25 m/menit               Jarak ship-crane    = 75 m

 

Lift velocity Stacker

= 24 m/menit

Jarak crane-stacker    = 100 m

Velocity Stockpile

= 350 m/menit

Jarak stacker-stockpile = 500 m

Lashing on ship

= 5 menit/ISO tank

 

Lashing on stockpile

= 5 menit/ISO tank

 

 

Matriks Waktu Proses Bongkar Muat

 

 

Ship

 

Crane (menit)

Stacker (menit)

 

Stockpile (menit)

Ship

 

3

 

 

Crane

 

 

4

 

Stacker

 

 

 

1


Alur siklus pembongkaran untuk bongkar muat 1 ISO Tank di pelabuhan.




Total waktu yang dibutuhkan untuk proses bongkar muat kapal LCT dalam 1 siklus adalah sebagai berikut:

 

Total Waktu 1

siklus

=

(Waktu Ship-Crane + Waktu Stacker 1 & 2 bekerja secara pararel +

Waktu kerja Stockpile + Waktu Crane-Ship) + Waktu lashing

 

=

16 menit

Sedangkan total waktu untuk loading dan unloading adalah sebagai berikut:

 

Total Waktu

=

waktu loading + waktu unloading

 

=

(Waktu 1 siklus x 32 ISO Tank) x 2

 

=

16,6 jam 20 jam