Friday, September 5, 2025

Cadangan Gas Alam di Indonesia

Cadangan gas alam di Indonesia


Gas alam sebenarnya sudah tidak asing lagi bagi Indonesia. Sejak tahun 1977, Indonesia melalui PT. Badak NGL yang terletak di Kalimantan Timur telah mengekspor gas alam dalam bentuk LNG ke Jepang. Selanjutnya selain PT. Badak (1977) ada beberapa kilang LNG yang juga memproduksi LNG yaitu Arun LNG (1978), Tangguh LNG (2009) dan terakhir Donggi Senoro LNG (2015). Banyaknya pengapalan gas alam dalam bentuk LNG ke Luar Negeri (ekspor), secara tidak langsung membuktikan bahwa dibandingkan dengan minyak bumi, cadangan gas Indonesia masih lebih baik.

Gambar Cadangan Gas Nasional

Sumber: Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Institut Teknologi Sepuluh Nopember

 

Cadangan gas Indonesia berdasarkan data dari Kajian Supply Demand Energi Kementrian ESDM pada tahun 2013 tercatat sebesar 152 Trilliun standard Cubic Feet (TCF). Terdiri dari 104 TCF cadangan terbukti dan 47 TCF adalah cadangan potensial. Jumlah tersebut belum termasuk dengan cadangan gas unconventional seperti CBM dan shale gas yang masing-masing mencapai 453 TCF dan 564 TCF. Cadangan gas Indonesia tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. 

Sumatera Utara dan Aceh sebanyak 8,15 TCF; 

Natuna 50,27 TCF; 

Sumatera Tengah 8,06 TCF; 

Sumatera Selatan 18,3 TCF; 

Jawa Barat 3,18 TCF, 

Jawa Timur 5,89 TCF; 

Kalimantan 14,63 TCF; 

Sulawesi 2,58 TCF; 

Papua 23,9 TCF; 

dan Perairan Maluku 15,21 TCF. 

Peta sebaran cadangan gas di Indonesia dapat dilihat pada Gambar menunjukkan kebutuhan gas untuk pembangkit.



Gambar Gas Demand for Electricity

sumber: Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat  Institut Teknologi Sepuluh Nopember


No comments:

Post a Comment