Untuk
mengukur risiko, menggunakan rumus:
R = P X I
Dimana :
R =
tingkat risiko;
P =
kemungkinan (Probability) risiko yang terjadi;
I = tingkat dampak (Impact) risiko yang terjadi.
Proses
pengukuran risiko dilakukan dengan cara memperkirakan frekuensi terjadinya
risiko dan dampak atas risiko dengan Skala
Likert di
mana digunakan rentang angka 1 sampai dengan 5.
•
Untuk pengukuran probabilitas risiko
: 1 = sangat rendah; 2 = rendah; 3 = sedang; 4 = tinggi; 5 = ekstrim.
•
Untuk pengukuran dampak risiko : 1 =
sangat kecil; 2 = kecil; 3 = sedang; 4 = besar; 5 = sangat besar.
• Sedangkan
Probability Impact Grid ditunjukkan dengan tabel matrik sebagai berikut:
|
Probability |
5 |
5 |
10 |
15 |
20 |
25 |
|
4 |
4 |
8 |
12 |
16 |
20 |
|
|
3 |
3 |
6 |
9 |
12 |
15 |
|
|
2 |
2 |
4 |
6 |
8 |
10 |
|
|
1 |
1 |
2 |
3 |
4 |
5 |
|
|
|
|
1
2 3 4 5 Impact |
||||
|
|
|
|
||||
|
No
|
Uraian Risiko |
|
I |
TAHAP PERSIAPAN |
|
1. |
Pemetaan SDM |
|
2. |
Identifikasi SDF |
|
3. |
Pemetaan anggaran kegiatan |
|
4. |
|
|
II |
SURVEI
DATA LAPANGAN |
|
1. |
Survey kebutuhan user |
|
2. |
Survey data kapal pembanding |
|
3. |
Anggaran survei ketat |
|
III |
TAHAPAN
PENGUJIAN MODEL |
|
1. |
Pembuatan model untuk pengujian |
|
2. |
Perangkat dukung model uji yg blm ada
(model uji z peller) |
|
3. |
Jadwal uji model hidrodinamik yang ketat. |
|
IV |
TAHAP KEYPLAN |
|
1. |
Software dan hardware yang harus digunakan
bersama-sama dengan kegiatan lain. |
|
2. |
Banyaknya jumlah key drawing harus disertifikasi
klas |
|
3. |
SDM terbatas, digunakan bersamaan dengan desain
kapal yang berbeda. |
|
4. |
Keterlibatan beberapa unit pendukung kesulitan
dalam koordinasi. |
|
V |
TAHAP SERTIFIKASI
GAMBAR KE KLAS |
|
1. |
Keydrawing yang banyak |
|
2. |
Kesiapan persyaratan keyplan yang disertifikasi. |
|
3. |
|
|
VI |
TAHAP PENYUSUNAN
SPEKTEK & HPS |
|
1. |
Mempertimbangkan efisiensi biaya yang ketat |
|
2. |
Keterbatasan SDM dalam penyusunan HPS |
|
3. |
Mempertimbangkan kapasitas TKDN. |
|
4. |
|
|
VII |
TAHAP SOSIALISASI
KE CALON USER |
|
1. |
Keterbatasan anggaran sosialisasi |
|
2. |
Keterbatasan calon user |
Peta Peringkat Risiko
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
Kesimpulan
1. Pada tahapan persiapan, uraian kegiatan pemetaan SDM didapat
terbatasnya jumlah rekruitmen SDM baru yang mengakibatkan beban kerja SDM
kompetensi eksisting berlebihan yang menyebabkan skala dampak yang dihasilkan
sedang.
2. Pada tahapan persiapan, uraian kegiatan pemetaan anggaran
kegiatan, didapat anggaran tidak mencukupi yang mengakibatkan pemotongan
anggaran yang menyebabkan skala dampak yang dihasilkan sedang.
3. Pada tahapan survei data lapangan, uraian survei kebutuhan user,
terdapat perbedaan persepsi yang mengakibatkan penyelesaian pekerjaan menjadi
lebih lama sehingga skala dampak yang dihasilkan sedang.
4. Pada tahapan sertifikasi gambar ke klas, uraian banyaknya
keydrawing, penyebab tidak selesainya keydrawing yang dikarenakan beban SDM
terbatas terlalu padat mengakibatkan
revisi gambar dari klas terlambat sehingga skala dampak yang dihasilkan sedang.
5. Pada tahapan sosialisasi ke calon user, uraian penundaan
sosialisasi, penyebab pemotongan anggaran yang dikarenakan koordinasi user via
FGD belum cukup mengakibatkan kegagalan
pemanfaatan hasil desain sehingga skala dampak yang dihasilkan tinggi.
6. Pada tahapan sosialisasi ke calon user, uraian keterbatasan calon
user, penyebab lokasi calon user yang tersebar yang dikarenakan calon user
merupakan pelabuhan internasional mengakibatkan desain kapal hanya terbatas
dengan ukuran tertentu sehingga skala dampak yang dihasilkan tinggi.
7. Pada tahapan sosialisasi ke calon user, uraian calon user
tertentu, penyebab user adalah lokasi calon user yang tersebar yang dikarenakan
calon user merupakan pelabuhan internasional
mengakibatkan desain kapal hanya terbatas pada ukuran tertentu sehingga
skala dampak yang dihasilkan sedang.
8. Pada tahapan sosialisasi ke calon user, uraian calon user
tertentu, penyebab calon user adalah merupakan pelabuhan yang dapat disandari
kapal ≥ 250 m sehingga skala dampak yang dihasilkan sedang.
Rekomendasi
Diperlukan monitoring dan
evaluasi kegiatan Inovasi Teknologi Harbour Tug Dual Fuel oleh pimpinan Unit
PTRIM atau Tim Monitoring yang dibentuk khususnya kriteria sedang dan tinggi
pada Peta Peringkat Risiko diatas dengan mengacu pada susunan uraian kegiatan yang
sudah disusun oleh Troika dan Group Leader Kegiatan.
Adapun Peringkat Risiko
yang perlu dilakukan monev adalah sbb:
|
No |
Tahapan
Kegiatan |
Uraian
Kegiatan |
Risiko |
Status |
|
1 |
PERSIAPAN |
Pemetaan SDM |
SDM
kurang |
sedang |
|
Pemetaan anggaran kegiatan |
Dana
tidak mencukupi |
sedang |
||
|
2 |
SURVEI DATA LAPANGAN |
Survei
kebutuhan user |
Tidak sinkron antara permintaan user dengan desainer |
sedang |
|
3 |
TAHAP SERTIFIKASI GAMBAR KE KLAS |
Key drawing yang banyak |
Tidak selesainya keydrawing |
sedang |
|
4 |
TAHAP SOSIALISASI KE CALON USER |
Penundaan
sosialisasi |
Pemotongan anggaran |
tinggi |
|
Penggunaan anggaran dengan kegiatan lain |
tinggi |
|||
|
Keterbatasan calon user |
Lokasi calon user yang tersebar |
sedang |
||
|
Calon user yang tertentu |
sedang |
No comments:
Post a Comment